Gus Ipul: Perusahaan Harus Peduli Dengan Keselamatan Kerja Karyawannya

 

Portaltiga.com : Perusahaan yang ada di Jatim harus lebih peduli akan keselamatan kerja karyawannya. Ini karena, angka kecelakaan kerja dari tahun ke tahun mengalami peningkatan.

“Tahun ini, kita harapkan perusahaan yang memperhatikan keselamatan kerja semakin bertambah, agar jumlah kecelakaan kerja bisa turun,” kata Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf usai melepas peserta jalan sehat dalam rangka Peringatan Bulan Bhakti Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Kantor Disnakertrans Jatim, Jumat (10/2).

Data dari Disnakertrans Jatim, menyebutkan jumlah kecelakaan kerja pada tahun 2016 sebanyak 7.017 kali. Dengan rincian 95 orang meninggal, 37 orang mengalami cacat, 670 orang sementara tidak bekerja, dan 6215 orang sudah sembuh.

Jumlah tersebut, meningkat dibanding tahun 2015 lalu. Namun, Gus Ipul-sapaan akrabnya tidak menjelaskan jumlah kecelakaan kerja yang terjadi pada tahun 2015. “Yang jelas, kecelakaan kerja itu, ada yang terjadi saat bekerja dan dalam perjalanan,” ujarnya.

Menurutnya, banyak cara yang bisa dilakukan agar angka keselamatan kerja menurun. Yakni, dengan menerapkan standar operating procedure (SOP) dengan baik. Dalam hal ini, Pemprov Jatim siap bekerjasama dengan Apindo dan Serikat Pekerja untuk mewujudkan keselamatan kerja.

Bagi perusahaan yang menerapkan SOP dengan baik dan zero accident akan diberikan apresiasi berupa award oleh pemerintah. “Saat ini sekitar 300 perusahaan yang sudah menerima penghargaan tersebut, dari 38 ribu tenaga kerja lebih yang ada di Jatim,” ungkapnya.

Kepala Disnakertrans Jatim, Sukardo menambahkan untuk menekan angka kecelakaan kerja dan mewujudkan target nihil kecelakaan, pihaknya bekerja sama dengan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) dan serikat pekerja.

Selain itu, lanjutnya, salah satu wujud kepeduliaan keselamatan kerja yaitu dengan mengikutkan karyawan pada asuransi, salah satunya kerja sama dengan Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan.

“Jika terjadi kecelakaan baik saat di tempat kerja, maupun di jalan saat berangkat dan pulang bekerja akan bisa dibiayai oleh asuransi. Kata kuncinya, adalah dengan terjaminnya keselamatan dan kesehatan karyawan maka akan berdampak terhadap produktifitas,” jelasnya. (Bmw)

JOIN THE DISCUSSION