portaltiga.com
Umum

Gus Ipul: Jumlah Dokter Anestesi Di Indonesia Masih Minim

Portaltiga.com – Dokter anestesi di Indonesia terbilang minim. Jumlahnya tak sesuai dengan jumlah masyarakat Indonesia. Dari sekitar 250 juta penduduk, Indonesia hanya memiliki 1.200 dokter anestesi.

“Dengan jumlah yang belum memadai, diharapkan ada perhatian khusus dalam meningkatkan jumlah dokter anestesi,” kata Wakil Gubernur Jatim, Saifullah Yusuf pada acara 5th National Meeting ISAPM bertemakan Indonesian Society of Anesthesiology for Pain Management di Hotel Bumi Surabaya, Jumat(4/8).

Menurutnya, dengan jumlah dokter anestesi yang masih sedikit, maka pelayanan yang diberikan kepada masyarakat tidak maksimal. Oleh sebab itu, Indonesia sering mendapatkan kritik dari negara yang kurang peduli terhadap pelayanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya rasa nyeri.

Dia memberi contoh, Jepang dengan jumlah penduduk yang jauh lebih sedikit dibandingkan Indonesia, tapi sangat memperhatikan pelayanan terhadap rasa nyeri tersebut. Hal tersebut diwujudkan dengan adanya dokter anestesi sebanyak 40 ribuan.

“Hal tersebut bisa dilihat, tindakan apa yang harus dilakukan oleh pemerintah. Satu satunya adalah dengan memperbanyak jumlah dokter anestesi,” ujar Gus Ipul, sapaan akrabnya.

Setelah kuantitasnya diperhatikan, hal lain yang menjadi perhatian adalah kualitas. Pelayanan dasar selain dibarengi jumlah personal medis yang memadai juga harus diperhatikan kualitas dari setiap dokternya.

“Semakin lama pasien akan semakin banyak, sehingga banyak hal baru yang nantinya dihadapi tenaga medis, khususnya dokter anestesi, oleh sebab itu SDM dokter anestesi harus selalu ditingkatkan melalui berbagai cara misalnya workshop tentang kesehatan,” paparnya.

Upaya Pemprov Jatim dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat sudah dilakukan pada tahun 2015 yaitu dibangunnya Paint Clinic dimana memberikan layanan kepada pasien yang memiliki masalah terhadap rasa nyeri. (Bmw)