Gus Ipul Ajak Generasi Milenial Bangun Pertanian

Portaltiga.com – Generasi milenial diminta untuk ikut serta membangun pertanian di Jawa Timur (Jatim). Tak sekadar mengajak pada proses produksi, Gus Ipul juga berencana mengajak anak muda terlibat di pasca produksi.

Permintaan itu disampaikan Calon Gubernur Jawa Timur (Jatim) nomor urut dua, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) berkomitmen mengajak saat bertemu dengan para petani pinggir hutan yang berada di Desa Sumberrejo, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang. Hadir di tempat ini, ribuan anggota kelompok tani hutan kabupaten setempat.

Di desa ini, Gus Ipul tak canggung masuk dan berbincang dengan warga. Mereka tampak gayeng. Tak hanya ngobrol dengan petani, Gus Ipul juga menyapa dan tampak akrab dengan para pemudanya.

Satu di antara generasi muda di kawasan ini, Linda Zulkarnaen, mengatakan bahwa mayoritas petani di kawasan ini masih menjual secara konvensional. Ada pengepul di kawasan ini yang menerima hasil petani. Kemudian, dibawa keluar kota.

Di era milenial saat ini, lanjutnya, para petani memiliki peluang untuk menjual hasil tak sekadar dengan membawa ke kota. Sebaliknya, petani bisa tetap di desa dengan menggunakan basis marketing online.

“Para petani sebenarnya bisa belajar penjualan sistim online. Barang dipasarkan melalui internet, kemudian dikirim. Sehingga, hanya dengan diunggah di internet, hasil produksi sudah terjual,” kata mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Jember ini.

Apalagi, kawasan ini dikenal subur karena menjadi lokasi aliran lahar dingin Gunung Semeru.

“Sehingga, tanah di sini sangat subur. Padi dan produksi palawija di desa ini berkualitas bagus,” kata gadis yang juga anggota organisasi Wirausaha Muda Nusantara (Wimnus) ini.

Mendengar aspirasi ini, Gus Ipul menyambut baik. Dengan adanya perkembangan zaman, memang berdampak positif terhadap perkembangan teknologi.

“Inilah semangat anak muda yang seharusnya kita dukung dan kita beri wadah. Peran anak muda yang bisa dimanfaatkan untuk menopang peningkatan ekonomi pertanian,” ujarnya.

Untuk bisa diterima terutama melalui internet, para petani harus mengetahui standar produk yang diinginkan pasar. Selain kualitas, Gus Ipul juga berharap kuantitas produksi juga bisa meningkat.

Oleh karenanya, Gus Ipul menyebut tiga prioritas menyangkut pertanian. Pertama, meningkatkan hasil pertanian. Kedua, terwujudnya swasembada pangan. Ketiga, ekonomi petani harus ikut meningkat.

“Untuk bisa mewujudkan hal itu, kami mengusulkan agar petani bisa bertani secara berjamaah atau Cooperative Farming. Baik lahan hingga pemggarapannya bisa dilakukan secara bersama,” ujar Wakil Gubernur Jawa Timur dua periode ini.

Melalui sistem ini, kualitas maupun hasil produksi bisa meningkat hingga 52 persen. Selanjutnya, hasil produksi yang meningkat akan mudah dipasarkan oleh generasi muda.

“Kami mengajak anak muda untuk kembali menggairahkan sektor pertanian. Sebab, banyak peluang yang bisa dimanfaatkan,” kata mantan Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal ini. (bmw/tea)

berita terkait

JOIN THE DISCUSSION