Fed Tidak Mengubah Suku Bunga, Perhatian Tertuju Pada BoJ

01/08/2016
241 Views

Portaltiga.com, SURABAYA – Pasar finansial mendapat angin segar pada perdagangan hari Rabu setelah FOMC mengeluarkan pernyataan bernada hawkish yang menyokong ekspektasi bahwa suku bunga AS akan ditingkatkan sebelum akhir tahun. Pasar secara umum sudah memperkirakan bahwa suku bunga AS tidak akan berubah di bulan Juli sehingga yang menjadi perhatian adalah nada dan detail rapat itu sendiri. Perubahan signifikan pada pernyataan FOMC adalah pengakuan bahwa pasar tenaga kerja AS semakin kuat sehingga sentimen bullish terhadap ekonomi AS pun meningkat. Aktivitas ekonomi domestik meningkat dengan laju moderat, sehingga Fed memiliki alasan yang cukup kuat untuk meningkatkan suku bunga. Walaupun inflasi masih berada di bawah target 2%, proyeksi mengatakan bahwa tingkat inflasi berpotensi meningkat seiring dengan pertumbuhan ekonomi. Untuk saat ini, risiko jangka pendek terhadap prospek ekonomi telah sirna dan ini dapat memberi sedikit pencerahan kepada investor yang telah lama bertanya-tanya tentang kapan Fed akan mengambil langkah.

Indeks Dolar sedikit melemah setelah pernyataan FOMC Rabu lalu, namun tetap bullish secara teknikal. Harga berada di atas 20 SMA harian sedangkan MACD juga mengarah ke atas. Breakout di atas 97.50 dapat membuka jalan menuju 98.00 dan bahkan lebih tinggi lagi.

IHSG Berkibar
Indeks Harga Saham Gabungan Indonesia melonjak setelah pengumuman reshuffle kabinet jilid dua oleh President Joko Widodo. Sentimen terhadap ekonomi Indonesia terus membaik dan reshuffle ini ditambah pengesahan RUU pengampunan pajak membuat prospek Indonesia semakin optimis. IHSG dapat semakin menguat apabila peningkatan optimisme ini mengajak investor untuk melirik aset berisiko.

Rapat Kebijakan BoJ Menarik Perhatian
Pasar finansial mengambil posisi waspada menjelang keputusan kebijakan moneter Bank of Japan (BoJ) Jumat ini yang diperkirakan akan mengucurkan paket stimulus raksasa senilai JPY 28 triliun untuk menyokong ekonomi Jepang. Jepang telah tertekan oleh ketidakstabilan global selama jangka waktu yang cukup panjang. Perdana Menteri Shinzo Abe pun segera mengakui bahwa Brexit dapat menjadi ancaman tambahan bagi negara ini. Aksi penghindaran risiko terus memperkuat Yen, memukul ekspor Jepang, dan menciptakan periode inflasi dan pertumbuhan statis yang berkepanjangan. Sentimen terhadap Jepang masih bearish dan berbagai faktor negatif yang menekan ekonomi dapat memaksa BoJ untuk bertindak demi menciptakan stabilitas ekonomi.  Walaupun ekspektasi terhadap paket stimulus raksasa ini tetap tinggi, BoJ dikenal sering memberi kejutan sehingga pasar gelisah menantikan tindakan dari BoJ.

Perlu diketahui bahwa ketidakpastian di pasar global membuat sebagian besar bank sentral dunia menjadi lebih berhati-hati dalam mengambil langkah. Mayoritas bank sentral ini mengambil posisi waspada dalam situasi finansial yang tidak stabil dan ini dapat menjadi tantangan terbesar untuk BoJ.

Pasar Saham Berhati-hati
Saham global bertahan pekan ini karena peningkatan optimisme bahwa bank-bank sentral akan mengintervensi demi mengatasi ketidakpastian global meningkatkan selera risiko investor. Kinerja saham Asia bervariasi pada perdagangan hari Kamis karena kegelisahan menjelang rapat kebijakan Bank of Japan menjadi tekanan tersendiri bagi Nikkei. Saham Eropa mendapat dukungan dari laporan laba yang mengesankan dari saham barang mewah dan otomotif dan Wall Street tidak terpengaruh oleh pernyataan hawkish Fed. Pasar saham mungkin akan tetap waspada menjelang rapat Bank of Japan hari Jumat yang berpotensi menghasilkan kejutan yang menciptakan volatilitas tinggi.

Harga WTI menyentuh level terendah tiga bulan
Harga minyak mentah WTI terancam semakin melemah pekan ini karena persediaan minyak mentah dan BBM meningkat di luar dugaan sehingga kekhawatiran tentang oversuplai besar-besaran pun semakin meningkat. Harga minyak anjlok ke level terendah baru dalam tiga bulan terakhir di angka $41.65. Harga minyak dapat semakin merosot karena masalah oversuplai mengganggu ketertarikan investor terhadap komoditas ini. Minyak tetap bearish secara fundamental dan harga bergerak turun menuju $40 karena kombinasi antara masalah oversuplai dan spekulasi penurunan permintaan mendorong investor bearish untuk mengadakan aksi jual besar-besaran. Dari sudut pandang teknikal, breakdown di bawah $42 dapat mendorong penjual untuk membawa harga menjadi lebih rendah ke arah $40.

Sorotan komoditas – Emas
Harga emas melonjak menyentuh $1343 karena keputusan Fed untuk tidak mengubah suku bunga memberi landasan bagi investor bullish untuk mengadakan aksi beli. Komoditas ini menjadi semakin sensitif terhadap ekspektasi peningkatan suku bunga AS dan pergerakan yang lebih eksplosif dapat terjadi seiring dengan rilis data atau pernyataan yang memengaruhi ekspektasi suku bunga AS. Optimisme bahwa Fed akan meningkatkan suku bunga di tahun 2016 masih ada, jadi faktor utama untuk peningkatan harga emas ini mungkin adalah penghindaran risiko. Pasar gelisah menjelang rapat kebijakan BoJ dan kondisi ekonomi global pun masih mengkhawatirkan sehingga investasi safe haven terus menjadi primadona. Harga emas sebelumnya terjebak dalam aksi tarik menarik dari dua arah yang berlawanan, namun harga emas dapat semakin meningkat apabila situasi lingkungan trading yang menghindari risiko mengajak pembeli untuk menyerang. Dari sudut pandang teknikal, investor bullish harus mengantarkan harga di atas level resistance $1345 untuk dapat kembali unjuk gigi.

Disklaimer: Konten artikel ini memuat opini dan ide pribadi dan tidak boleh dianggap sebagai saran pribadi dan/atau saran investasi lainnya dan/atau penawaran dan/atau ajakan transaksi instrumen keuangan apa pun dan/atau jaminan dan/atau prediksi kinerja di masa mendatang. FXTM serta afiliasi, agen, direktur, karyawan atau staf tidak menjamin akurasi, validitas, ketepatan waktu, atau kelengkapan informasi atau data apa pun dan tidak bertanggung jawab atas kerugian yang terjadi atas investasi yang mengandalkan informasi atau data tersebut.

Peringatan Risiko: Perdagangan produk dengan leverage seperti forex dan CFD melibatkan risiko tingkat tinggi. Jangan pertaruhkan modal apabila kerugiannya tidak dapat Anda tanggung. Kerugian yang lebih besar dari investasi awal Anda dapat saja terjadi. Jangan melakukan perdagangan sebelum Anda memahami secara menyeluruh derajat eksposur sesungguhnya akan risiko kerugian. Selalu perhatikan tingkat pengalaman Anda saat melakukan perdagangan. Harap cari saran finansial independen apabila Anda belum memahami sepenuhnya tentang risiko yang ada.

Leave A Comment