portaltiga.com
Politika

Fahri: KPK Lemahkan Partai Golkar Jelang Pilpres 2019

Portaltiga.com – Penetapan kembali Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Setya Novanto sebagai tersangka korupsi proyek e-KTP oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dinilai sebagai bagian dari permainan politik untuk melemahkan Partai Golkar menjelang Pemilu 2019.

“Ini permainan merebut kursi atau tiket Golkar pada Pilpres 2019. Saya kira KPK jadi instrumen dengan menekan Setnov untuk melepas tiket itu,” kata Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah kepada wartawan usai Pawai Kebangsaan, Refleksi Hari Pahlawan: Resolusi Jihad dan Visi Kepahlawanan Bangsa” di Hotel Grand Inna, Surabaya,di Surabaya, Jumat (10/11) malam.

Menurutnya, dari dulu KPK sudah berpolitik. Kini, menjelang Pemilu 2019, ada kecurigaan KPK sedang mainkan skenario besarnya. KPK tengah berpolitik atau dipakai orang atau kelompok tertentu untuk merebut tiket Golkar 14,7 persen pada Pemilu 2019.

“Menjelang pemilu dan seharusnya tiket politik tersebut sudah dipegang oleh pihak berkepentingan. Dan tiket yang besar itu antara lain ada di Golkar,” jelasnya.

Seperti diberitakan, KPK menetapkan Setya Novanto sebagai tersangka kembali korupsi e-KTP. Dia sempat lepas dari jeratan hukum serupa setelah menang praperadilan beberapa waktu lalu.

Setya Novanto dijerat dengan Pasal 2 ayat (1) dan atau Pasal 3 Undang Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Meski ditetapkan sebagai tersangka Setya Novanto tetap memegang jabatan tertinggi di DPR RI. (bmw/tea)

Related posts

Pengamat: Kasus Setnov Tak Pengaruhi Elektabilitas Partai Golkar

admin

Ditangkap KPK, DPP Partai Golkar Berhentikan Sementara Nyono Suharli

admin

Persebaran Sekolah Di Surabaya Belum Merata, Politisi Ini Minta Sistem PPDB Dibenahi

admin