Emil Dardak : Jatim Butuh Renewable Energy

Portaltiga.com – Krisis energi mulai melanda dunia begitu juga di Indonesia maka itulah pentingnya renewable energy(energi terbarukan) jadi alternatif. Pemanfaatan energi tersebut perlu dilakukan guna mengantisipasi terjadinya krisis energi secara nasional khususnya di Jatim.

“Cepat atau lambat keberadaan renewable energy akan kita butuhkan, karenanya dalam waktu dekat kami akan mencoba beradaptasi dan mengadopsi berbagai teknologi yang ada,” ungkap Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak saat membuka Workshop “Green Is Great Renewable Energy For Industry and Beyond” di Hotel JW Marriot, Surabaya, Kamis (14/3/2019).

Emil menambahkan, selain teknologi kerangka kebijakan yang mendukung atas pemberlakuan renewable energy, juga perlu dirancang dengan baik. Melalui kebijakan yang tepat maka akan mudah memperkenalkan dan mengimplementasikan renewable energy.

“Tentunya saya akan memberi perhatian lebih pada implementasinya, dan melibatkan tim yang memiliki background tentang teknologi renewable energy,” terangnya sembari menambahkan bahwa analisa yang akan dilakukan juga mencakup sumber energi apa saja yang sudah ada, power, serta kebutuhan biaya yang diperlukan.

Terkait pengalaman di bidang renewable energy, Emil menceritakan bahwa dirinya saat bergabung di World Bank Officer pada tahun 2006 melakukan pengenalan serta promosi renewable energy. Selain itu, juga membuat perbandingan antara renewable energy dengan energi konvensional seperti batu bara, minyak dan gas alam.

“Saya percaya energi yang dihasilkan dari renewable energy bisa kita implementasikan di berbagai sektor baik pemerintahan maupaun bisnis,” ungkapnya sembari menjelaskan sektor tersebut antara lain sektor transportasi, konservasi energi, dan efisiensi.

Emil berharap, kolaborasi-kolaborasi bisa dilakukan dalam pemanfaatan renewable energy. Selain itu, juga saling mengkampanyekan kepada masyarakat secara kreatif dan informatif atas pentingnya renewable energy. Dengan demikian, akan tercipta masyarakat yang lebih menghargai untuk menciptakan energi yang bersih atau green energy.

“Saya harap kegiatan ini bisa menghasilkan kerjasama yang saling menguntungkan baik di sisi pemerintah maupun investor agar ekonomi di Jatim semakin berjalan baik,” pungkasnya.(fey/fey)

berita terkait

JOIN THE DISCUSSION