DPRKP CKTR Tanggapi Permasalahan Dharmahusada Mas

8/08/2019Portaltiga.com – Tudingan terhadap Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Cipta Karya dan Tata Ruang (DPRKP CKTR) yang tidak menanggapi polemik warga Perumahan Dharmahusada Mas ditanggapi oleh DPRKP CKTR. Masalah ini bermula pada kerusakan rumah dan penurunan tanah yang diduga akibat dampak pembangunan Apartemen Grand Dharmahusada Lagoon Jalan Mulyosari Surabaya.

Kabid Perijinan DPRKP CKTR Lasidi mengatakan, tidak meresponnya DPRKP CKTR terhadap permasalahan ini menurutnya karena belum mendapat pengaduan secara langsung. Dirinya pun mengaku siap untuk memfasilitasi dengan pihak terkait jika telah mendapat pengaduan resmi.

“Untuk perijinan komplit, semua proses sudah dilalui baik drainase, amdal dan amdalalin sudah ada semua. Biasanya kalau ada masalah mereka selesaikan sendiri.” terang Lasidi kepada media ini, Kamis (8/8/2019).

Masih menurut Lasidi, Pemkot sudah sangat siap untuk memfasilitasi. Namun jika ternyata dapat diselesaikan sendiri, pihaknya juga tidak akan ikut campur dalam permasalahan ini.

“Tapi kalau dilapangan diselesaikan sendiri dengan pemrakasanya, ya sudah to.” ucap Lasidi.

Lebih lanjut saat ditanya ada sangsi kepada Apartemen GDL apabila terjadi jalan buntu. Mantan Kasi Pengendalian Bangunan ini menjelaskan, akan melihat terlebih dahulu apa akar permasalahannya. Jika memang ada masalah yang cukup serius, seperti Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) bermasalah, maka pihak DPRKP CKTR Siap turun langsung.

“Atau persyaratan lainnya Amdal atau lainnya bermasalah, ya kita ikutan.” jelasnya.

Lasidi juga berharap agar permasalahan ini dapat cepat terselesaikan tanpa perlu bantuan dari pihak Pemkot. Namun ia memastikan jika tidak menemukan jalan keluar pihaknya siap memfasilitasi untuk mencarikan tenaga ahli yang kompeten agar permasalahan cepat selesai.

“Kalau ngak perlu bantuan pemkot juga ngak papa.” pungkasnya. (tea/tea)

berita terkait

JOIN THE DISCUSSION