Difabel Belum Tersentuh Kebijakan Pemerintah Secara Menyeluruh

Portaltiga.com – Anggota Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jatim Hikmah Bafaqih menyatakan penyandang disabilitas (difabel) perlu mendapat perhatian lebih. Saat ini mereka masih belum memperoleh perhatian yang menyeluruh dari pemegang kebijakan.

Menurut Hikmah dari kegiatan serap aspirasi yang dilakukan bertemu dengan keluarga anak disabilitas di Malang, pihaknya banyak mendapatkan masukan terkait keberadaan mereka anak anak penyandang cacat.

“Banyak hal yang saya dapatkan setelah bertemu mereka. Khusunya untuk keberadaan mereka anak anak disabilitas. Apalagi disaat pendemi wabah covid- 19 ini,” ujarnya, di sela-sela reses.

Kata Hikmah, di Malang raya keberadaan mereka masih masih bisa ditopang dengan yayasan Griya Bakti Iskandar yang diketuai Gue Mentri.

Yayasan ini lanjut Hikmah yang selama ini telah membantu penguatan kelembagaan organisasi mereka dan suport beberapa kegiatan pelatihan bagi keluarga dan penyandang disabilitas untuk meningkatkan life skill mereka.

“Di tengah wabah covid-19, yayasan juga memberikan bantuan sembako bagi 55 keluarga penyandang disabilitas tak mampu,” ungkapnya.

Dijelaskan oleh Wakil Ketua Komisi E DPRD Jatim ini, dengan kondisi tersebut pihaknya meminta agar data 400-an keluarga dengan anak penyandang disabilitas di Malang raya untuk terus diupdate.

“Saya juga meminta mereka berkoordinasi dengan kelurahan setempat utk mendapatkan skema bantuan dari Pemprov,” jelasnya.

Selain itu pihaknya lanjut mantan ketua Fatayat NU Jatim ini, juga memastikan data keluarga dengan anak disabilitas menerima bantuan tunai dari sumber-sumber yang ada. Serta bersama Yayasan Kyai Iskandar menyiapkan bantuan sembako untuk mereka disaat pandemi covid- 19 ini.

“Kita akan tetap intens berkomunikasi, utmanya agar mereka tetap sehat dengan cara mengedukasi Polah Hidup Betsih dan Sehat serta physical distancing saat pandemi covid- 19,” pungkas Hikmah. (ars/abi)

berita terkait

JOIN THE DISCUSSION

Translate »