Desain Fly Over Aloha Sudah Ada, BBPJN VIII: Pembangunannya Tunggu Pemerintah Pusat

Portaltiga.com – Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) VIII Surabaya mengaku sudah memiliki perencanaan terkait pembangunan flyover Aloha. Bahkan desain yang bakal digunakan juga telah siap.

“Di sana nanti ada putaran juga berupa fly over (inter change), baik dari arah Sidoarjo ke bandara (Juanda) maupun dari arah Surabaya ke bandara (Juanda), begitupun sebaliknya,” ujar Kepala BBPJN VIII Surabaya, Ahmad Subkhi usai ditemui upacara hari Bhakti PU ke-74 di kantor BBPJN VIII Surabaya, Selasa (3/12/2019).

Subhki menyebutkan, realisasi proyek ini tergantung pemerintah pusat. Bisa cepat, bisa juga harus menunggu antrean dengan provinsi lain. Semua akan dinilai berdasarkan skala prioritas.

“Kan ini berdasarkan skala prioritas. Kami punya alokasi itu kan kadang tidak semuanya terpenuhi, terbatas karena kita harus berebut dengan provinsi lain. Mana yang paling penting dulu,” tegasnya.

Kendati demikian, Subhki menilai proyek fly over Aloha penting untuk mengurai kemacetan yang terjadi hampir sepanjang hari. Beban jalan dianggap tidak lagi mampu menampung jumlah kendaraan yang melintasi daerah tersebut. Karenanya pembangunan jalan layang dianggap penting.

Uji kelayakan atau feasibility study (FS) tentang pembangunan jalan layang pun telah dilakukan. Tinggal menunggu persetujuan untuk kemudian mulai membangun. “FS sudah selesai tinggal di desain,” pungkas Subhki.

Seperti diketahui, pembangunan fly over Aloha, Waru, Sidoarjo masuk menjadi salah satu proyek strategis di Peraturan Presiden RI Nomor 80 Tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Ekonomi di Kawasan Gerbangkartosusila, Bromo-Tengger-Semeru, serta Selingkar Wilis dan Lintas Selatan.

Di dalam peraturan presiden itu, tertuang estimasi investasi untuk pembangunan fly over Aloha sebesar Rp 438 milliar. Dengan sumber dana pembiayaan dari APBN. (wan/abi)

berita terkait

JOIN THE DISCUSSION

Translate »