Demi Keselamatan Jamaah Haji, Sebagian Koper Tertinggal Di Tanah Suci

Portaltiga.com – Jamaah haji kloter 53 dan 54 beriringan tiba di asrama haji Sukolilo Surabaya, Sabtu (15/9/2018). Rombongan jamaah haji kloter 53 asal Kota Kediri dan Kota Surabaya memasuki hall Mina pukul 09.00 WIB, disusul kloter 54 asal Kabupaten Kediri memasuki hall Zaitun pada pukul 10.00 WIB.

Namun, tak seperti pemandangan kloter kloter sebelumnya. Gudang hall Mina dan Zaitun tidak terisi penuh dengan koper jamaah. Petugas penerimaan jamaah haji PPIH Debarkasi Surabaya pun akhirnya menyampaikan informasi kepada jamaah bahwa sebagian koper jamaah haji masih tertunda bawa.

Jamal, sekretaris PPIH Debarkasi Surabaya membenarkan bahwa sebagian dari koper jamaah haji kloter 53 dan 54 masih ditunda pembawaannya ke tanah air.

“Memang hari ini, ada sebagian koper kloter 53 yang tertunda pembawaannya ke tanah air, dan juga kloter 54 yang hampir sebagian besar tertunda,” terang Jamal.

Penundaan bawa koper ini, jelas Jamal merupakan kebijakan penerbangan Saudia Arabia Airlines berkaitan dengan keselamatan penerbangan jamaah.

“Penundaan pembawaan koper besar jamaah ini berkaitan dengan keselamatan penerbangan jamaah haji. Kalau kelebihan berat koper itu gak mungkin karena saat di bandara, koper jamaah sudah ditimbang satu-satu, sehingga nggak mungkin ada kelebihan. Karena cuaca yang sangat panas di Madinah menurut perhitungan SAA, maka load bagasinya dikurangi demi keselamatan penerbangan jamaah,” tutur Jamal.

Ia menambahkan, koper yang tidak terangkut tersebut merupakan tanggung jawab dari Saudia Arabia Airlines, dan bila keadaan sudah memungkinkan, maka SAA akan segera mengirim semua koper yang tertunda ke daerah masing masing.

Jamal lantas mencontohkan sebagian koper kloter 39 dan 40 asal Kabupaten Bojonegoro yang juga tertunda bawa saat pemulangan Senin lalu (10/9/2018), dan kini koper kloter tersebut telah diterima para pemilik masing-masing.

“Seperti kloter 39 dan 40 asal Bojonegoro Senin lalu, sebagian kopernya juga tunda bawa. Alhamdulillah tiga hari setelah itu, seluruh koper jamaah sudah diantar ke Bojonegoro. Jadi kami harap, jamaah yang kopernya tertunda untuk tenang. Koper pasti akan dikirim ke daerahnya masing masing,” pungkas Jamal. (fey/tea)

berita terkait

JOIN THE DISCUSSION