Dampingi Ilmuwan Muda, UWIKA Ajak Siswa Buat Penemuan

Portaltiga.com – Universitas Widya Kartika (UWIKA) Surabaya mendampingi para siswa dari berbagai tingkat untuk mengembangkan sebuah penelitian yang dapat berguna bagi masyarakat. Para ilmuwan muda dari berbagai sekolah terus didampingi UWIKA untuk membuat dan mengembangkan penelitiannya..

Dari hasil pendampingan itu, UWIKA berhasil mendorong para siswa meraih prestasi dari hasil penemuannya. Tak tanggung-tanggung, para ilmuwan muda dari dua sekolah yakni SMPN 4 dan NSA High School  berhasil meraih prestasi di tingkat internasional.

“Kami mendorong insan pendidikan, khusunya di tingkat SD hingga SMA untuk semakin maju dalam penelitian. Dan kami dengan senang hati mendampinginnya,” ujar Robby Kurniawan, S.T., M.T, Dekan Fakultas Teknik UWIKA, Kamis 4/07/2019).

Para ilmuwan muda ini sudah menunjukan kemampuannya dalam debut pertamanya pada ajang International Science and Invention Fair (ISIF) yang digelar di Bali pada 21-25 juni 2019 oleh Indonesian Young Scientist Association (IYSA). Seluruh tim dari SMPN 4 Surabaya dan NSA High School meraih juara dalam ajang internasional ini.

“Kami membuka pintu kerjasama pintu kerjasama seluas-luasnya untuk TK, SD, SMP, SMA. Kami tidak mengkhususkanhanya yang telah juara atau tidak, tapi kita membimbing para siswa yang ingin mengembangkan penelitian ini,” tegasnya.

Sementara itu, Rektor UWIKA, F. Priyo Suprobo ST.,M.T menjelaskan, UWIKA akan terus berkomitmen untuk mengembangkan Tri Dharma Perguruan tinggi. Salah satu caranya adalah dengan terus memberikan pengabdian kepada masyarakat.

“Harapannya UWIKA itu ada kegiatan Tri Dharma, yakni pendidikan, penelitian, dan pengabdian itu diwujudkan secara nyata. Dosen-dosennya itu pada akhirnya harus didorong untuk mampu memberikan pengabdian masyarakat itu ke masyarakat sekitarnya,” tuturnya.

Aphon, salah satu siswa SMPN 4 Surabaya, yang juga peraih medali perunggu untuk bidang communicationinformation and technology mengungkapkan, sangat antusias dengan program ini dan ingin terus membuat penelitian lainnya.

“Kami antusias selama menjalani program ini. Kami juga ingin mengembangkan penelitian tidak hanya pada tahap ini saja,” kata Aphon. (tea/tea)

 

JOIN THE DISCUSSION