portaltiga.com
Ekbis

Bidik 200 Ribu Pelanggan Baru, XL Fokus Kembangkan Ekosistem IoT

VP Digital Services Business XL, Rafael Jeffry A. Sani (kanan) bersama Head of Internet of Things XL, Arifa Febrianty dalam acara pemaparan mengenai bisnis IoT oleh XL.

Portaltiga.com, SURABAYA-Mengambil langkah lebih maju dari tren industri telekomunikasi di Indonesia, PT XL Axiata Tbk, (XL) tahun ini akan lebih fokus mengembangkan ekosistem untuk layanan Internet of Thing (IoT). Ekosistem di sini merujuk pada kemampuan menciptakan solusi atas kebutuhan industri dan masyarakat dengan jalan menggabungkan berbagai ragam perangkat yang ada di sekitar kita.

Vice President (VP) Digital Services Business XL, Rafael Jeffry A. Sani, mengatakan, kemajuan teknologi digital yang sangat pesat menjadi tantangan bagi XL untuk terus mengembangkan bisnis IoT yang mampu memberikan solusi bagi semua kalangan.

“Layanan IoT kini muncul sebagai solusi yang menjadi trend di hampir semua sektor bisnis. IoT telah menggabungkan dunia fisik dengan dunia digital, yang selanjutnya menawarkan sejumlah peluang dan tantangan baru bagi kalangan bisnis, pemerintahan, dan juga konsumen perorangan. Dengan terobosan ini, XL menargetkan setidaknya akan mampu menambah 200 ribu pelanggan IoT yang baru hingga akhir tahun nanti.”kata Rafael Jeffry A.Sani, VP Digital Services Business XL, dalam siaran pers, Selasa (12/04/16).

Ia menjelaskan, untuk 2016, XL menargetkan meraih sekitar 200 ribu pelanggan baru untuk layanan IoT. Ketika mereka masih berfokus dengan komunikasi device to device (M2M), XL sudah mengembangkan lagi ekosistem dengan menyiapkan single platform yang sudah dilengkapi dengan Aplikasi, device, network, yang di butuhkan oleh pelanggan.

“Dalam implementasinya, ada beberapa layanan yang sudah dipersiapkan guna menghadapi tahun 2016. Pertama, “Yubox”. Solusi ini menawarkan kemampuan dalam menyediakan koneksi internet wifi plus konten hiburan berupa musik, video, games, serta aplikasi yang dapat diakses atau diunduh secara gratis. Saat ini  “Yubox” sedang di uji coba pada sarana transportasi umum kereta api, bus, serta armada “GrabCar” dari Grab Indonesia.”ujarnya.

Rafael mengatakan, XL juga menerapkan berbagai konfigurasi teknologi untuk menunjang visi IoT tahun 2016. Beragam teknologi saling terhubung mulai dari level device atau sensor, network, aplikasi atau solusi, juga platform.

“XL menerapkan prinsip, bahwa salah satu peran utama layanan IoT adalah sebagai platform yang didukung jaringan yang mumpuni untuk menciptakan suatu solusi yang akan menjadi modal besar untuk kesuksesan layanan IoT tersebut.”tambah Rafael.

Untuk kalangan industri, tambah Rafael, XL juga masih menawarkan solusi untuk tujuan efisiensi, yang memang menjadi kebutuhan mereka. Solusi untuk efisiensi sudah diusung XL sejak awal layanan IoT masih sebagai layanan M2M (machine to machine). Inovasi yang ditawarkan XL mampu bukan saja meningkatkan produktivitas, namun sekaligus mendukung upaya efisiensi. Dalam hal ini, melalui IoT, XL menunjukkan bahwa teknologi bisa dimanfaatkan secara efektif untuk mendukung aktivitas bisnis.

“Hingga kuartal pertama 2016, layanan IoT XL memiliki sekitar 650 ribu pelanggan. Sebagian besar merupakan pelanggan dari lini bisnis, terutama sektor otomotif, utility, serta finansial dan perbankan. Ada 6 produk yang sudah ditawarkan, yaitu Yubox, SIMPLY, SAVVY Smarthome, Multi Carrier Access (MCA), XLocate, dan Xmart City.”ungkapnya. (Trish)