Beometrik Kornea Dan Sidik Jari Terpasang, Embarkasi Surabaya Siap Menerima CJH Bali NTT

Portaltiga.com – Gelombang kedua pemberangkatan Calon Jamaah Haji (CJH) Embarkasi Surabaya mulai diberangkatkan ke Bandar Udara Juanda Secara bertahap pada Sabtu pukul 19.00 WIB. Selanjutnya gelombang kedua yang meliputi kloter 41, 42, 43, dan 44 itu akan diterbangkan ke Bandar Udara King Abdul Aziz Jeddah pukul 21.00 WIB dan Minggu (21/7/2019) dini hari.

Berbeda dengan gelombang pertama, gelombang kedua CJH yang hendak diberangkatkan terlebih dahulu diharuskan mengenakan kaih ihram. Hal ini demi mempermudah CJH ketika mendarat di Jeddah agar bisa langsung menuju Mekkah.

“Tahun lalu juga seperti ini, CJH gelombang kedua sudah harus menggunakan kain ihram, jadi CJH sudah tidak repot-repot lagi,” ujar Jamal selaku sekertaris Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya.

Meski sudah memasuki gelombang kedua, visa CJH dapat dituntaskan dengan baik. Hingga saat ini, visa yang sudah siap mencapai kloter 56. Menurut Jamal, PPIH Eembarkasi Surabaya terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat.

“Visa ini sudah aman, tentunya semakin bertambah hari maka penyelesaian visa ini bisa secepatnya sampai kloter terakhir,” terang Jamal.

Selanjutnya Jamal memaparkan bahwa PPIH Embarkasi Surabaya sudah siap menyambut kedatangan CJH asal Provinsi Bali dan Nusa Tenggara Timur. Menurutnya kesiapan itu ditunjukkan dengan telah terpasangnya alat biometrik di beberapa gedung seperti Zaitun dan Mina.

“Karena Provinsi Bali dan NTT ini belum beometrik, maka kami sudah siapkan jauh-jauh hari. Beometrik ini prosesnya sebentar, hanya kornea dan sidik jari, mudah-mudahan tidak mengganggu jadwal pemberangatan,” imbuh Jamal.

Dikarenakan suhu di Arab Saudi terus naik hingga terahir mencapai 43 celcius, Jamal berpesan kepada CJH yang berada di tanah suci untuk betul-betul menjaga kesehatan. “Ibadah haji ini 90 persennya itu harus sehat, jadi setiap JCH harus pintar-pintar menjaga kesehatannya,” ujar Jamal. (fey/fey)

berita terkait

JOIN THE DISCUSSION