Batman dan Hima Manajemen Umsida Kirim 1000 Buku untuk Anak-anak TKI di Serawak

Portaltiga.com – Sejumlah mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) yang tergabung dalam Barisan Penyelamat Manusia (Batman) bareng Himpunan Mahasiswa Manajemen membuat gerakan pengumpulan 1000 buku untuk anak-anak TKI yang tinggal di pedalaman Serawak Malaysia.

Gerakan ini awalnya digagas oleh Rizky Eka Febriansyah dosen pembina Hima Manajemen bersama Mohammad Ilkham (Kepala Batman) dan Rafi Muhammad (ketua Hima Manajemen) untuk meibatkan seluruh mahsiswa Prodi Manajemen.

Ternyata kerja sosial itu menarik perhatian masyarakat Umsida, seperti Hima Akuntansi, Komunitas Mahasiswa FKIP dan berbagai komunitas mahasiswa lainnya turut menyumbangkan bukunya.

“Awalnya kami mendapat kabar dari Gaguk Dwi Saputro (guru lndonesia di Serawak) melalui akun Facebook Guru lndonesia di Serawak bahwa 6000 anak lndonesia usia sekolah di Serawak baru 900-an yang bersekolah. Di perkebunan Serawak terdapat 16 sekolah lndonesia, tetapi sekolah-sekolah itu kekurangan buku,”ungkap Ilkham, Sabtu (18/11/2017)
Sedangkan Rizky mengaku terinspirasi oleh kalimat yang ditulis Saprudin Padilsyah juga di akun Facebook Guru lndonesia di Serawak “Dengan mampu membaca dan menulis mereka akan lebih mudah memahami bahwa dunia tidak hanya tentang menjadi buruh kasar di perkebunan sawit saja. Ini bukan tentang kita. Ini tentang anak lndonesia menuju masa depan yang lebih cerah”.

Akhirnya pada bulan Agustus kemarin Rizky memanggil dua tokoh mahasiswa yaitu Rafi dan llham untuk membuat gerakan pengumpulan buku untuk anak-anak TKI di sekolah lndonesia Serawak.
“Mulai bulan Agustus hingga November 2017 ini kami sudah mengirim buku ke Serawak sebanyak tiga kali. Pengiriman pertama tanggal 12 Agustus 2017, kedua tanggal 1 November 2017, dan ketiga 17 November 2017 kemarin,” jelas Rafi.

“Pengiriman pertama dan kedua dibiayai mandiri oleh Gaguk Dwi Saputro. Kami sebenarnya ingin memanfaatkan fasilitas Kantor Pos gratis donasi buku tiap tanggal 17, tetapi kami bingung karena tujuan pengiriman ini Serawak Malaysia, sementara program gratis itu untuk dalam lndonesia,” tambah Ilkham.

“Akhirnya alhmdulillah kami mendapat kenalan pengelola rumah baca di Pontianak dan mereka bisa melanjutkan ke Serawak” ujar llkham lega.

“Sampai saat ini kami sudah mengumpulkan 700 buku. Enam ratus buku sudah kami kirimkan 3 kali tahapan. Kami masih terus mengumpulkan dan akan kami kirimkan ke Serawak. Misalnya setelah terkumpul 1000 dan sumbangan buku masih terus mengalir kami tidak akan berhennti. Kami memrogram jangka panjang yaitu untuk kami kirimkan ke rumah-rumah baca yang ada di seluruh lndonesia,” ujar Rizky Eka. (ilkham/abi)

berita terkait

JOIN THE DISCUSSION

Translate »