Banyuwangi Manfaatkan Dana Desa Untuk Beli Bandwich

Portaltiga.com, SURABAYA : Dana desa tidak hanya untuk belanja infrastruktur saja. Namun, di Banyuwangi, dana desa digunakan untuk belanja banwich.

Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, kebutuhan banwinch tersebut untuk mempermudah akses internet bagi masyarakat Banyuwangi. Sebab, menurutnya, bandwich juga merupakan bagian dari infrastruktur.

“Saya sudah menandatangi Perbub, agar dana desa bisa dialokasikan untuk pengadaan banwich agar masyarakat mudah melakukan akses internet dengan smarphonnya.” kata Azwar Anas, saat menjadi pembicara di Institut Sepuluh November Surabaya, (19/3).

Salah satu program andalan di Banyuwangi adalah Smart Kampung. Dimana, kampung di Banyuwangi di desain untuk mengedukasi masyarakat desa agar akrab dengan teknologi informasi, juga mewujudkan pelayanan masyarakat.

“Kalau di balai desa sudah terkoneksi,  maka untuk mengurus administrasi kependudukan, cukup ke desa, tidak usah jauh-jauh ke kecamatan. Makanya kalau serba onine, itu juga merupakan bagian dari pelayanan.” lanjutnya.

Selain itu, dengan adanya teknologi tersebut, warga Banyuwangi juga bisa mempromosikan hasil sawah, kebun, atau ternaknya, termasuk hasil UMKM.

Masih kata Anas, Smart Kampung diyakini bisa mengkoneksikan kehidupan masyarakat di daerahnya yang terbilang cukup luas.

“Jumlah penduduk di banyuwangi ada  1,5 juta jiwa dan luasnya 5,7 juta kilometer persegi. Jadi, masalah jarak bisa diatasi dengan keberadaan IT,” tutupnya.

Sementara pada tahun 2015, Kabupaten Banyuwangi menerima anggaran program dana desa sebesar Rp 59,8 miliar untuk 189 desa. (jab)

JOIN THE DISCUSSION