Awas Pejudi di Pilgub Jatim

Portaltiga.com – Judi selalu ada dimana-mana. Para pejudi memanfaatkan momen dimanapun berada. Tak hanya judi di kompetisi sepakbola. Judi juga bakal merambah di arena Pemilihan Gubernur Jatim.

Ketua Komite Pemenangan Pemilu Wilayah (KPPW) PAN Jatim Achmad Rubaie meminta semua pihak untuk mewaspadai adanya pejudi dalam pilgub Jatim. Judi bisa mengalahkan kandidat yang seharusnya menang dengan menggunakan kekuatan uang.

“Di Jatim, saya kira pasti ada pejudi. Mereka bisa mengalahkan calon dengan kekuatan uang. Ini yang bahaya, semestinya calon bisa menang dan akhirnya kalah karena pejudi ini,” ujarnya kepada wartawan pada Seminar “Menuju Pilgub Jatim damai, berkualitas dan berintegritas di Hotel Sahid Surabaya, Kamis (16/11/2017).

Seminar tersebut diadakan The Initiative Institute. Selain Achmad Rubaie, juga menghadirkan nara sumber Airlangga Pribadi Kusman (CEO The Initiative Institute), Hari Fitrianto (Akdemisi), Hari Lestari (PDIP) dan Kuswanto (Demokrat).

Menurutnya, sudah menjadi kewajiban bersama untuk mensukseskan pilgub Jatim, karena ini memilih pemimpin. Pilgub Jatim harus bersih dari praktek perjudian dan money politics (politik uang).

“Saya meminta kepada masyarakat dan media untuk tidak menuduhkan praktik money politic kepada kandidat dan parpol saja. Tapi pejudi itu yang bermain di sebuah pilkada,” tegas mantan anggota DPRD Jatim dan DPR RI ini.

Dia memastikan calon atau kandidat yang nantinya diusung PAN di pilgub Jatim 2018 tidak akan melakukan praktik money politics.

pilg”Kalau calon dari PAN, Insya Allah tidak pakai money politics,” ucapnya tanpa menyebut nama bakal calon wakil gubernur dari PAN yang diusulkan untuk diduetkan dengan bacagub Khofifah Indar Parawansa. (bmw/tea)

berita terkait

JOIN THE DISCUSSION