Asrama Transito Overload,Pemulangan Eks Anggota Gafatar Dipercepat

Portaltiga.com: Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim segera memulangkan 710 eks pengikut Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) ke daerah asalnya. Ini karena, tempat pengungsian di asrama Transito Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Kependudukan (Disnakertransduk) Jatim sudah overload.

”Sekarang sudah overload. Daya tampungnya 600 orang dan sekarang dihuni 710. Kalau nanti ada pengungsi yang datang lagi, jelas sudah tidak cukup,” kata kepala Disnakertransduk Jatim Sukardo kepada wartawan di di asrama Transito Disnakertransduk Jatim, Senin (25/1).

Dijelaskan, kapasitas asrama Transito sendiri hanya mampu menampung 600 orang. Padahal, jumlah pengungsi eks Gafatar yang sudah diterbangkan ke Jatim sampai Kamis pagi mencapai 710 orang. Mereka menghuni asrama ini sejak Sabtu (23/1).

Jumlah pengungsi eks anggota Gafatar dari Kalimantan itu, kemungkinan masih bisa bertambah karena masih ada eks pengikut Gafatar asal Jatim yang ada di Kalimantan. ”Kita masih menunggu apa hari ini diterbangkan lagi, atau kapan masih belum tahu,” tandasnya.

Dari informasi yang diterima dari Pemprov Kalbar, eks anggota Gafatar yang masih bertahan mencapai 1.481 orang. Jumlah itu tersebar di tiga kabupaten yakni kabupaten Ketapang 562 orang, Kayong Utara 567 orang  dan sisanya  tinggal di Melawai 382.

”Masih ada pengungsi yang disana, tetapi kendalanya masih berbaur dengan warga sekitar sehingga kami masih berupaya membujuk untuk pulang. Sudah ada tim kita disana yang melakukan pendataan,” paparnya.

Menurut dia, para pengungsi yang sudah dikembalikan ke kabupaten/kota masing-masing akan tetap diperhatikan oleh Pemprov Jatim. Mereka akan diberikan bimbingan dan modal usaha agar nantinya tetap bisa mandiri. Bahkan, jika ada yang ingin bertransmigrasi, Pemprov juga siap membantu.

”Kita sudah koordinasi dengan kabupaten/kota. Mereka yang dipulangkan harus bisa diterima keluarganya. Kemarin sudah diberi kuesioner ingin apa, kalau nanti usaha atau buka warung maka nanti akan diberikan modal,” pungkasnya. (Bmw)

JOIN THE DISCUSSION