Asian Games 2018, Presiden Jokowi Targetkan Indonesia Masuk Peringkat 5

 

Portaltiga.com:Presiden Joko Widodo (Jokowi) menaruh harapan besar kontingen Indonesia bisa berprestasi dalam Asian Games 2018 di Indonesia mendatang. Kontingen Merah Putih ditargetkan bisa menembus peringkat lima besar, karena memiliki banyak cabang olahraga (cabor) unggulan.

“Sebenarnya kami menargetkan Indonesia masuk sepuluh besar, tapi Pak Presiden minta lima besar,” kata Wakil Ketua Umum I KONI Pusat, Suwarno dalam Musyawarah Nasional (Munas) Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) di Hotel Bumi Surabaya, Minggu (30/10).

Untuk mewujudkan hal tersebut, KONI akan terus meningkatkan keterampilan dan keahlian teknis para atlet di olahraga yang mereka tekuni. Selain itu, juga membangun aspek-aspek lain yang memungkinkan para atlet makin berprestasi.

Aspek itu, antara lain latihan kekuatan, kesiapan mental, pasokan nutrisi, dan kecukupan istirahat. “Apalagi kita punya banyak cabor unggulan, misalnya ‎bulutangkis, angkat besi, panahan, judo, tinju, karate, dayung, balap sepeda, wushu, pencak silat, dan lainnya,” ujarnya.

Sebagai tuan rumah Asean Games, Suwarno berharap menjadi motivasi atlet untuk mencapai prestasi. Dia ingin Indonesia menuju kejayaan pada Asean Games 1962.

Saat itu menjadi titik puncak kejayaan Indonesia di arena persaingan olahraga bangsa-bangsa Asia. “Kami yakin Indonesia bisa mencapai target jika masing-masing cabor uggulan meraih medali emas,” tandasnya.

Namun, kondisi olahraga Indonesia merosot dalam dua dekade terakhir. Indonesia tidak pernah masuk posisi sepuluh besar. Misalnya, di Asean Games 2014 yang berlangsung di Incheon, Korea Selatan, Indonesia hanya mampu berada di posisi 17.

Kini, Indonesia memiliki kesempatan untuk mengembalikan kejayaan di Asian Games. Dengan menjadi tuan rumah penyelenggaraan Asian Games 2018, yang akan dilangsungkan di Jakarta dan Palembang, Indonesia mendapatkan sejumlah keuntungan.

“Mari kita manfaatkan momen ini untuk berbenah guna meraih prestasi. Saat ini, Indonesia hanya bisa menjual dua cabor kepada negara-negara, yakni bulutangkis dan karate. Kami harap kedepan ada banyak cabor yang bisa kita jual,” ungkap mantan Pangdam V Brawijaya itu. (Bmw)

JOIN THE DISCUSSION