74 Personel Baguna PDIP Jatim Digembleng Diklatsar

Portaltiga.com  – Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) DPD PDI Perjuangan Jawa Timur menggembleng personelnya. Mereka disiapkan agar selalu siap diterjunkan membantu penanganan sebuah bencana.

Sebanyak 74  utusan DPC PDI Perjuangan dari 38 kabupaten/kota se-Jatim mengikuti Diklatsar Baguna PDIP Jatim di Wisma Perjuangan, Oro-oro Ombo, Kota Batu. Kegiatan dilaksanakan mulai Rabu (23/9/2020) malam dibuka Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim Kusnadi. Diklat berlangsung hingga sepuluh hari ke depan.

Kepala Baguna Jatim SW Nugroho mengatakan, Diklatsar ini sebagai bagian dari upaya Baguna PDIP Jatim menyiapkan tim gerak cepat yang sewaktu-waktu siap diterjunkan membantu penanganan bencana.

Selama Diklatsar, sebut Nugroho, personel Baguna dilatih keterampilannya dalam hal kebencanaan. Peningkatan kualitas relawan Baguna ini dilakukan dengan menggandeng institusi yang berkompeten di bidangnya.

“Kami menggandeng Basarnas, yang akan menempa anggota Baguna agar benar-benar menguasai penanganan bermacam bencana. Baik bencana banjir, longsor, gunung meletus, maupun bencana lainnya,” kata Nugroho, dalam rilis yang diterima disemua.com.

Pelatihan kemampuan anggota Baguna Jatim ini, tambah dia, sebagai manifestasi PDI Perjuangan sebagai partai yang selalu berada di tengah-tengah masyarakat dalam kondisi apapun. “Ini sesuai arahan Ibu Ketua Umum Megawati Soekarnoputri, agar PDI Perjuangan memiliki wajah kerakyatan dan selalu berada di tengah rakyat dalam kondisi apapun,” tuturnya.

Sekretaris Baguna Jatim dr Bayu Utoro menambahkan, materi Diklatsar bagi personel Baguna PDIP Jatim lebih banyak menggunakan metode praktik, selain pertemuan dalam kelas.

“Porsinya lebih banyak praktik, seperti memahami cedera atau luka akibat bencana dan bagaimana melakukan pertolongan awal, lalu materi run swim run yang hampir setiap hari dilakukan, juga soal cara-cara pertolongan di perairan, dan lainnya,” terang dr Bayu.

Dari Diklatsar ini, lanjut Bayu, akan dibentuk setidaknya dua tim Baguna Jatim yang berkemampuan lebih dalam membantu penanganan bencana. Mereka akan siap ditugaskan langsung ke lokasi bencana, baik di Jatim, maupun di daerah lain.

“Lewat Diklatsar ini, kami memilih personel dengan skill terbaik yang akan masuk tim gerak cepat Baguna Jatim,” ujarnya. (ars/abi)

berita terkait

JOIN THE DISCUSSION

Translate »