2017, Dana CSR PLN Jatim Meningkat

17/02/2017
174 Views

Portaltiga.com-Banyaknya bantuan yang disalurkan ke daerah-daerah yang selama ini menjadi penyangga aset PLN membuat dana Coorporate Social Responsibility (CSR) PLN Distribusi Jawa Timur tahun 2017 ini diperkirakan meningkat 10 persen dibanding tahun sebelumnya.

Manager Komunikasi dan Bina Lingkungan PT PLN (Persero) Distribusi Jawa Timur, Pinto Raharjo, mengatakan, PT PLN (Persero) Distribusi Jawa Timur memperkirakan penyaluran dana CSR tahun 2017 akan bertambah hingga 10 persen atau sebesar Rp 4,8 miliar dibanding tahun lalu.

“Penambahan ini didasarkan makin banyaknya bantuan yang disalurkan ke daerah daerah yang selama ini menjadi penyangga aset PLN.”ujarnya kepada wartawan di Teras Info PLN Jatim, Jumat (17/02/17).

Ia menjelaskan, setiap tahun dana csr yang digulirkan selalu mengalami penambahan,  karena bantuan yang diberikan tidak terbatas pada hal hal tertentu. Bantuan yang kami berikan meliputi banyak hal seperti banyan pendidikan,  sarana umum dan sarana ibadah,  kesehatan,  bencana alam,  sosial dan lingkungan serta banyak lagi lainnya,  yang sifat bantuannya disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat setempat.

Pinto menambahkan, dana bantuan CSR yang sudah disalurkan PLN Jatim sepanjang tahun memang difokuskan pada daerah yang disekitar lingkungannya banyak terdapat obyek vital PLN.  Dengan adanya bantuan kemanusiaan ini PLN berharap masyarakat akan memiliki kepedulian terhadap aset PLN dengan ikut menjaga dan merawatnya.

Dengan masyarakat ikut peduli dan menjaga aset PLN di lingkungannya,  kata Pinto, maka aliran listrik diharapkan tidak mengalami gangguan dan distribusi bisa berjalan lancer.

Lebih lanjut Ia mengatakan, di tahun 2017 periode Januari –  Februari PLN berhasil menyalurkan bantuannya di 16 titik yang tersebar di Jawa Timur.  Diantaranya Pacitan,  Ponorogo,  Magetan yang nilai bantuannya mencapai Rp 500 Juta.  Penyaluran dana yang baru saja dilaksanakan pada Februari sebesar Rp 352.202.000.

“Dana sebesar itu terbagi dan disalurkan untuk pendidikan sebesar 40 –  60 persen yang digunakan untuk pembangunan saran dan prasarana sekolah.  Kemudian bantuan untuk sarana umum seperti membangun plengsengan sebesar 40 persen,  bantuan untuk komunitas  20 persen.”terangnya.

Sepanjang tahun 2017, lanjut Pinto, kami masih terus menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang besarannya tentu saja tidak sama antara daerah satu dengan daerah lainnya.  Pertimbangannya melihat kebutuhan masyarakat setempat.

“Kami perkirakan tahun ini dana CSR akan cukup besar hingga 10 persen atau sebesar Rp 4,8 miliar  dari tahun 2016 yang mencapai Rp 4,4 miliar yang sudah disalurkan,” kata Pinto yang belum bisa menyebutkan besaran  pencapaian laba tahun 2017.”jelas Pinto.

Namun, Pinto menjelaskan, meski demikian kami sudah mulai dan tetap menyalurkan dana CSR meski belum tahun pencapaian laba atau keuntungan tahun ini.  Dana CSR bisa diambilkan dari Dana Alokasi Khusus (DAK).

“Sementara dana CSR tahun 2016 Rp 4,4 miliar disalurkan dan disebarkan di 46 titik di seluruh Jawa Timur dengan rincian untuk sarana umum 25 persen,  sarana ibadah 27 persen,  pendidikan 30 persen dan untuk lainnya seperti kesehatan,  Bencana alam,  sosial dan pelestarian lingkungan dan lain lain.”ungkapnya. (Trish)

 

Leave A Comment