portaltiga.com
Politika

2016 Prajurit Marinir Akan Renangi Selat Madura

Portaltiga.com, SURABAYA – Sebanyak 2016 Pasukan Marinir (Pasmar) dari prajurit TNI AL akan memecahkan Musium Rekor Indonesia (MURI), yakni mengarungi selat Madura dengan berenang tanpa pengaman. Acara tersebut akan digelar pada Kamis, tanggal 28 April 2016, dan dikuti oleh sebanyak 2016 prajurit.

Brigadir Jenderal TNI Lukman Sofyan – Komandan Pasmar 1 menjelaskan, untuk mensukseskan acara tersebut, pasukannya telah melakukan persiapan selama satu bulan, salah satu diantaranya adalah dengan melakukan gladi resik penyebrangan pada 13 April lalu. Dijelaskannya, seluruh pasukan siap untuk mengarungi selat yang menghubungkan Surabaya yang di Pulau Jawa dan Pulau Madura.

Brigjen Lukman mengakui, pemecahan rekor MURI bukan menjadi tujuan utama penyelenggaraan renang Selat Madura ini. Karena renang adalah menjadi salah satu bagian dari pembinaan prajurit TNI khususnya Pasukan Marinir yang dilaksanakan setiap hari.

“Ini sebetulnya puncaknya kita mau bersama sama, kebetulan kita jumlahnya banyak, dilihat dari personil sendiri yang terlibat sebelum sebelumnya inikan kebetulan kita bikin melibatkan hanya sekitar 2016 prajurit saja,” jelas Brigjen TNI Lukman, Senin (25/4/2016).

Selat Madura menjadi lokasi yang biasa digunakan Pasmar dalam latihan kesehariannya. Namun ada yang berbeda pada even nantinya, jika biasanya para prajurit menggunakan pakaian khusus dan berbagai perlengkapan di air, seperti masker dan snorkel, maka pada pemecahan rekor MURI nanti tidak demikian.

“Sekarang ini kita pakai seragam, seragam militer, kita menyebrang tanpa alat. Hanya untuk membina fisik prajurit saja sbetulnya, karena habitat kita kan di laut,” imbuhnya.

Selain itu, acara ini sekaligus upaya untuk membantu Pemerintah, yakni menjadi ajang promosi wisata di wilayah Surabaya dan Madura sekaligus menunjukkan jembatan Suramadu. Kemudian sebagai bentuk cinta lingkungan dan mendekatkan TNI dengan masyarakat.

“Ada yang terkait dengan pariwisata, ada yang terkait dengan lingkungan hidup, ada yang terkait guyup dengan masyarakat nelayan, dengan maritim, itu antara lain begitu,” jelasnya.

Sebagai upaya mensukseskan acara tersebut, hari ini, Senin (25/4/2016) Pasukan Marinir (Pasmar 1) menyelenggarakan doa bersama, sekaligus silaturahmi antar media.